Obat On dan Off Label Gabapentin
On
Label Gabapentin
1. Indikasi :
Gabapentin adalah obat untuk mencegah dan mengontrol kejang. Obat ini juga
digunakan untuk meredakan nyeri saraf akibat herpes zoster pada orang dewasa.
Gabapentin dikenal sebagai obat antikejang atau antiepilepsi. Gabapentin juga
dapat digunakan untuk mengobati kondisi nyeri saraf lainnya seperti neuropati
diabetik, neuropati perifer, neuralgia trigeminal, dan restless leg syndrome.
2.
Tentang Gabapentin
|
Penggunaan gabapentin memerlukan resep dokter.
Pastikan untuk mengikuti resep dan petunjuk yang disarankan oleh dokter menurut
kondisi kesehatan Anda.
3. Peringatan:
1. Bagi wanita hamil, menyusui atau
yang mencoba memiliki anak, tanyakan pada dokter tentang pemakaian obat ini.
2. Tanyakan dosis gabapentin untuk
anak-anak kepada dokter.
4. Jika ingin mengonsumsi obat antasid,
pastikan ada jarak minimal dua jam dengan waktu mengonsumsi gabapentin.
5. Konsumsi gabapetin secara teratur
tiap hari. Jangan berhenti mengonsumsi kecuali atas anjuran dokter.
6. Jika mengonsumsi obat ini, sebaiknya
tidak mengemudi atau mengoperasikan alat berat karena obat ini bisa menyebabkan
rasa kantuk.
7. Permulaan dan pemberhentian
penggunaan obat ini perlu dilakukan secara bertahap untuk mencegah efek samping
dan kembalinya kondisi semula.
4.
Mekanisme Kerja
Semua aksi farmakologi setelah penggunaan gabapentin
tergantung pada aktivitas komponen induk; gabapentin tidak secara bermakna
dimetabolisme oleh tubuh manusia, tidak terikat pada protein plasma, tidak
menginduksi aktivitas enzim hepatik, dan tidak mengubah farmakokinetika dari
obat-obat antikonvulsan yang biasa digunakan (misalnya carbamazepine,
phenytoin, valproate, phenobarbital, diazepam) atau kontrasepsi oral. Sebagai
tambahan, farmakokinetika gabapentin pada dasarnya tidak berubah bila digunakan
bersamaan dengan obat-obat antikonvulsan lain.
5.
Dosis
Gabapentin tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut :
Ø
Kapsul,
Oral: 100 mg, 300 mg, 400 mg
Ø
Oral:
300 MG, 600 MG
Ø
Solution,
Oral: 250 mg/5 mL (5 mL, 6 mL, 470 mL, 473 mL)
Ø
Tablet,
Oral: 300 mg, 600 mg, 800 mg
Dosis Gabapentin untuk
orang dewasa
Dosis
gabapentin untuk epilepsi:
v
Dosis
awal: 300 mg secara oral pada hari pertama, 300 mg secara oral 2 kali sehari
pada hari kedua, lalu 300 mg secara oral 3 kali sehari pada hari ketiga.
v
Dosis
rumatan: 900-1800 mg secara oral dalam 3 dosis terbagi. Jika dibutuhkan, dosis
dapat dinaikkan dengan 300 mg atau 400 mg kapsul 3 kali sehari hingga 1800
mg/hari.
v
Dosis
hingga 2400 mg/hari ditoleransi dengan baik dalam penelitian jangka panjang.
Dosis 3600 mg/hari juga diberikan untuk sedikit pasien untuk waktu yang relatif
singkat dan ditoleransi dengan baik. Waktu maksimal antar dosis dalam jadwal 3
kali sehari tidak boleh lebih dari 12 jam.
v
Keamanan
dan efektivitas Gabapentin tersedia dalam merek dagang Gralise (R) atau
Horizant (R) pada pasien dengan epilepsi belum diteliti.
Dosis gabapentin untuk rasa sakit akibat
herpes zoster
v Dosis awal: 300 mg secara oral pada
hari pertama, 300 mg secara oral 2 kali sehari pada hari kedua, lalu 300 mg
secara oral 3 kali sehari pada hari ketiga. Dosis dapat dititrasi naik sesuai
kebutuhan untuk meredakan nyeri dengan dosis harian 1800 mg.
v Dosis rumatan: 900-1800 mg secara
oral dalam 3 dosis terbagi.
v Efikasi dinyatakan dalam penelitian
klinis lebih dari 1800 mg/hari hingga 3600 mg/hari. Meski begitu, tidak ada
manfaat tambahan dari penggunaan dosis melebihi 1800 mg/hari.
Dosis gabapentin untuk restless legs syndrome:
v 600 mg secara oral sekali sehari
dengan makanan sekitar jam 17.00
Dosis Gabapentin untuk
anak-anak :
Dosis
gabapentin untuk epilepsi pada anak
Kurang dari 3 tahun:
Efektivitas belum diketahui.
3-12 tahun:
v
Dosis
awal: berkisar dari 10-15 mg/kg/hari dalam 3 dosis terbagi.
v
Dosis
efektif: diraih dengan titrasi naik dalam periode 3 hari. Dosis efektif
Gabapentin pada pasien ≥ 5 tahun yaitu 25-35 mg/kg/hari dan diberikan dalam
dosis terbagi (tiga kali sehari). Dosis efektif pada pasien anak usia 3 dan 4
tahun 40 mg/kg/hari dan diberikan dalam dosis terbagi (tiga kali sehari).
Gabapentin dapat diberikan
dalam bentuk larutan oral, kapsul, atau tablet, atau menggunakan kombinasi
formulasi ini.
Dosis hingga 50 mg/kg/hari
ditoleransi dengan baik dalam penelitian jangka panjang. Waktu interval
maksimal antar dosis tidak lebih dari 12 jam.
3
Efek samping Obat
|
Sistem saraf
|
mengantuk,
pusing atau ataksia, fatigue, nistagmus, tremor, gugup, disartria, amnesia,
depresi, twitching, gangguan koordinasi, sakit kepala, bingung, insomnia,
abnormal thinking, dan gangguan emosional.
|
|
Gastrointestinal
|
dispepsia,
mulut dan tenggorokan terasa kering, konstipasi, kelainan pada gigi, peningkatan
nafsu makan, mual, muntah, nyeri abdominal, diare dan anoreksia.
|
|
Kardiovaskular
|
edema perifer,
vasodilatasi, hipertensi, hipotensi, angina pektoris, gangguan vaskular
perifer, palpitasi, takikardia, heart murmur dan edema umum.
|
|
Saluran pernafasan
|
rinitis,
faringitis, batuk, pneumonia, epistaksis, dan dispnea.
|
|
Jaringan otot
|
mialgia,
artralgia, nyeri punggung dan fraktur.
|
|
Kulit dan reaksi sensitif
|
pruritus atau
abrasi, ruam atau jerawat.
|
|
Hematologi
|
leukopenia,
purpura, anemia, dan trombositopenia.
|
|
Mata dan telinga
|
diplopia dan
amblyopia.
|
4
Merek Dagang/Paten
|
·
Alpentin,
·
Epiven,
·
Gabasant
300,
·
Gabexal,
·
Ganin,
·
Gapenal,
·
Galepsi
|
·
Neurontin,
·
Opipentin,
·
Repligen,
·
Simtin,
·
Sipentin,
·
Tineuron,
|
Off label gabapentin
1.
Indikasi gabapentin :
di indikasikan sebagai terapi tambahan terhadap obat anti epilepsi standar
pada penderia yang tidak dapat dikendalikan serangannya dengan pemberian obat-obat tersebut secaratunggal
maupun kombinasi, atau pada penderita yang tidak toleransi terhadap dosis terapeutik obat-obat tersebut.Gabapentin di gunakan pada simple and complex partial seizures (serangan parsial sederhana danserangan parsial komplek) dan khususnya secondarily generalized tonic-clonic seizures (serangan umumtonik-klonik sekunder).
Mekanis aksi Gabapentin adalah sebagai analog GABA, meningkatkan konsentrasi GABA (Gamma Aminobutyric Acid yang merupakan asam amino yang ada di otak.) di otak sehingga dapat mengurangi terjadinya kejang.
Off label Use gabapentin diantaranya:
Bipolar disorder, Neuropathic pain, Diabetic neuropathy, Complex regional pain syndrome, Attention deficit disorder, Restless legs syndrome, Trigeminal neuralgia, Periodic limb movement disorder of sleep, Migraine, Drug and alcohol withdrawal seizures
maupun kombinasi, atau pada penderita yang tidak toleransi terhadap dosis terapeutik obat-obat tersebut.Gabapentin di gunakan pada simple and complex partial seizures (serangan parsial sederhana danserangan parsial komplek) dan khususnya secondarily generalized tonic-clonic seizures (serangan umumtonik-klonik sekunder).
Mekanis aksi Gabapentin adalah sebagai analog GABA, meningkatkan konsentrasi GABA (Gamma Aminobutyric Acid yang merupakan asam amino yang ada di otak.) di otak sehingga dapat mengurangi terjadinya kejang.
Off label Use gabapentin diantaranya:
Bipolar disorder, Neuropathic pain, Diabetic neuropathy, Complex regional pain syndrome, Attention deficit disorder, Restless legs syndrome, Trigeminal neuralgia, Periodic limb movement disorder of sleep, Migraine, Drug and alcohol withdrawal seizures
2.
Mekanisme kerja :
- Gabapentin melintasi hambatan beberapa membran tubuh
melalui transporter asamamino tertentu (sistem L)
dan bersaing dengan leusin, isoleusin, valin,
dan fenilalaninuntuk transportasi.
- Gabapentin meningkatkan
konsentrasi dan mungkin tingkat sintesis dari
GABA dalam otak, yang dapat
meningkatkan nonvesikular rilis GABA selama
kejang.
- Gabapentin mengikat dengan
afinitas tinggi untuk situs pengikatan baru dalamjaringan
otak yang
berhubungan dengan subunit tambahan tegangan-sensitif Ca2 +
channel. Terakhir elektrofisiologi Hasil penelitian
menunjukkan bahwa gabapentindapat memodulasi jenis
tertentu dari Ca2 + saat ini.
- Gabapentin mengurangi pelepasan
neurotransmiter beberapa monoamina.
- Elektrofisiologi menunjukkan
bahwa gabapentin menghambat tegangan-aktif Na
+saluran, tetapi hasil lainnya bertentangan temuan ini.
- Gabapentin meningkatkan konsentrasi serotonin
dalam darah keseluruhan manusia,yang mungkin relevan
dengan tindakan neurobehavioral
g.
Gabapentin mencegah kematian
neuronal dalam beberapa model termasuk yangdirancang untuk
meniru amyotrophic lateral sclerosis (ALS). Hal ini dapat
terjadidengan menghambat sintesis glutamat oleh bercabang-rantai
asam aminoaminotransferase.
3.
Dosis
Gabapentin tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut :
- Kapsul, Oral: 100 mg, 300 mg, 400 mg
- Oral: 300 MG, 600 MG
- Solution, Oral: 250 mg/5 mL (5 mL, 6 mL, 470 mL, 473 mL)
- Tablet, Oral: 300 mg, 600 mg, 800 mg
4.
Efek samping Obat
|
Sistem saraf
|
mengantuk,
pusing atau ataksia, fatigue, nistagmus, tremor, gugup, disartria, amnesia,
depresi, twitching, gangguan koordinasi, sakit kepala, bingung, insomnia,
abnormal thinking, dan gangguan emosional.
|
|
Gastrointestinal
|
dispepsia,
mulut dan tenggorokan terasa kering, konstipasi, kelainan pada gigi,
peningkatan nafsu makan, mual, muntah, nyeri abdominal, diare dan anoreksia.
|
|
Kardiovaskular
|
edema perifer,
vasodilatasi, hipertensi, hipotensi, angina pektoris, gangguan vaskular
perifer, palpitasi, takikardia, heart murmur dan edema umum.
|
|
Saluran pernafasan
|
rinitis,
faringitis, batuk, pneumonia, epistaksis, dan dispnea.
|
|
Jaringan otot
|
mialgia,
artralgia, nyeri punggung dan fraktur.
|
|
Kulit dan reaksi sensitif
|
pruritus atau abrasi,
ruam atau jerawat.
|
|
Hematologi
|
leukopenia,
purpura, anemia, dan trombositopenia.
|
|
Mata dan telinga
|
diplopia dan
amblyopia.
|
5.
Merek Dagang/Paten
|
·
Alpentin,
·
Epiven,
·
Gabasant
300,
·
Gabexal,
·
Ganin,
·
Gapenal,
·
Galepsi
|
·
Neurontin,
·
Opipentin,
·
Repligen,
·
Simtin,
·
Sipentin,
·
Tineuron,
|
Sumber :

mutiaaryani22.blogspot.com
BalasHapusiyaa mut ntar aku mampir di blogmu
Hapusiyaa mut ntar aku mampir di blogmu
Hapusiya trimakasi
BalasHapusiya trimakasi
BalasHapuscukup membantu.
BalasHapusMksh infonya
BalasHapusMksh infonya
BalasHapusinfonya sangat bermanfaat nov
BalasHapusMksh infonya
BalasHapus