Jumat, 13 Oktober 2017

Cabang Ilmu Farmasi

Cabang Ilmu Farmasi


Farmasi dan Cabang Ilmu Farmasi
Istilah farmasi berasal dari kata dalam bahasa Inggris yaitu pharmacyyang diambil dari bahasa Yunani pharmacon yang mempuyai arti racun. Istilah Farmasi sendiri sekarang dikaitkan sebagai suatu bidang ilmu terapan yang di dalamnya mempelajari cara membuat, meracik, mencampurkan, memformulasi suatu obat serta mengidentifikasi, menganalisis dan melakukan suatu standardisasi obat sampai penggunaan obat yang aman. Sebagai suatu ilmu terapan tentunya ilmu Farmasi tidak berdiri sendiri melainkan disokong oleh berbagai disiplin ilmu lainnya seperti ilmu Kimia, Fisika, Biologi, Matematika, Ekonomi, Manajemen dan lainnya.
Dalam perkembangannya ilmu Farmasi memiliki cabang imu di dalamnya. Menurut Syamsuni (2006) cabang ilmu farmasi antara lain :
1.     Farmasetika adalah ilmu yang mempelajari tentang cara penyediaan obat meliputi pengumpulan, pengenalan, pengawetan, dan pembakuan bahan obat-obat an; seni peracikan obat; serta pembuatan sediaan farmasi menjadi bentuk tertentu hingga siap digunakan sebagai obat; serta perkembangan obat yang meliputi ilmu dan teknologi pembuatan obat dalam bentuk sediaan yang dapat digunakan dan diberikan kepada pasien.

  2.     Farmakologi adalah ilmu yang mempelajari sejarah; khasiat obat di segala segi termasuk sumber/asa-usulnya, sifat kimia, sifat fisika, kegiatan fisiologis/efeknya terhadap fungdi biokimia dan faal, cara kerja, absorpsi, nasib (distribusi, biotransformasi), eksresinya dalam tubuh, serta efek toksiknya; dan penggunaannya dalam pengobatan. Cabang-cabang farmakologi yaitu Farmakognosi, Farmakodinamik, Farmakokinetik, Farmakoterapi, dan Toksikologi.

3.     Kimia Farmasi                                       
     (organik dan anorganik) adalah ilmu yang      mempelajari tentang analisis kuantitatif         dan kualitatif senyawa-senyawa kimia,baik     dari golongan organik (alifatik, aromatik,       alisiklik, heterosiklik) maupun anorganik       yang berhubungan dengan khasiat dan           penggunaanya sebagai obat.

4.     Teknologi Farmasi merupakan ilmu yang membahas tentang teknik dan prosedur pembuatan sediaan farmasi dalam skala industri farmasi termasuk prinsip kerja perawatan/pemeliharaan alat-alat produksi da penunjangnya sesuai ketentuan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB)
5.     Dispensa Farmasi adalah ilmu dan seni meracik obat menjadi bentuk sediaan tertentu sehingga siap digunakan sebagai obat.
6.     Fisika Farmasi adalah ilmu yang mempelajari tentang analisis kualitatif serta kuantitatif senyawa organik dan anorganik yang berhubungan dengan sifat fisiknya, misalnya spektrometri massa, spektrofootmetri, dan kromatografi.
7.     Biofarmasetika adalah ilmu yang mempelajari pengaruh formulasi terhadap aktivitas terapi dan produk obat.
8.     Farmasi Klinik meliputi kegiatan memonitor penggunaan obat, memonitor efek samping obat (MESO), dan kegiatan konseling/informasi obat bagi yang membutuhkannya.
9.     Biologi Farmasi adalah ilmu yang mempelajari tentang dasar-dasar kehidupan organisme; peranan biologi dalam bidang kesehatan, baik secara langsung maupun tidak langsung memberikan pengaruh kehidupan manusia; serta morfologi, anatomi, dan taksonomi tumbuhan dan hewan yang berhubungan dengan dunia kefarmasian.
10.  Administrasi Farmasi, manajemen farmasi, dan pemasaran adalah ilmu yang mempelajari administrasi, manajemen, dan pemasaran yang berhubungan dengan kewirausahaan farmasi beserta aspek-aspek kewirausahaannya.



sumber :
Syamsuni. 2006. Farmasetika Dasar dan Hitungan Farmasi. Jakarta: EGC

Diposting Oleh : Nova sahriyani

5 komentar:

Farmasi Pengolongan Obat

Penggolongan Obat Penggolongan Obat  Obat adalah  bahan atau panduan bahan-bahan yang siap digunakan untuk mempengaruhi atau...